Jika Tidak Segera Diselesaikan, Myanmar Bisa Jadi Suriah Baru

Senin, 19 April 2021 - 00:05 WIB
loading...
Jika Tidak Segera Diselesaikan,...
Ilustrasi
A A A
YANGON - Dewan HAM PBB memperingatkan tentang kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan di Myanmar . Badan itu juga mengatakan, Myanmar tampaknya akan menuju konflik besar seperti yang melanda Suriah.

Badan yang berbasis di Jenewa itu mendesak negara-negara lain untuk mengambil tindakan segera dan tegas untuk mendorong para pemimpin militer di belakang kudeta 1 Februari di Myanmar untuk menghentikan kampanye penindasan dan pembantaian rakyatnya.

Baca: Thailand Sebut Pemimpin Junta Myanmar akan Hadiri KTT ASEAN di Jakarta

"Saya khawatir situasi di Myanmar sedang menuju konflik besar-besaran," kata Michelle Bachelet, Komisaris Tinggi HAM PBB, seperti dilansir Channel News Asia.

"Negara tidak boleh membiarkan kesalahan mematikan di masa lalu di Suriah dan di tempat lain terulang kembali," sambungnya.

Myanmar berada dalam kekacauan dan ekonominya lumpuh sejak militer merebut kekuasaan dari Aung San Suu Kyi pada 1 Februari. Tindakan keras junta terhadap para demonstran telah menyebabkan lebih dari 700 orang tewas, termasuk 50 anak.

Sementara itu, kelompok etnis bersenjata telah meningkatkan serangan terhadap militer dan polisi dalam beberapa pekan terakhir, meningkatkan kekhawatiran Myanmar yang berkembang menjadi konflik sipil yang lebih luas. Militer membalas dengan serangan udara yang dilaporkan telah membuat ribuan warga sipil mengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Penggeledahan Kafe dan...
Penggeledahan Kafe dan Money Changer di Cipete Dikawal Brimob Bersenjata
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved