Penentang Kudeta Myanmar Umumkan Pemerintahan Persatuan Nasional

Jum'at, 16 April 2021 - 17:00 WIB
Penindasan berdarah militer terhadap para demonstran sangat mengejutkan dan membuat marah sebagian besar dunia.

Tekanan internasional juga perlahan-lahan dibangun, terutama dari pemerintahan Barat, meskipun militer memiliki catatan panjang mengabaikan campur tangan pihak luar.

Pemerintahan persatuan merilis daftar pemegang jabatan termasuk anggota etnis minoritas dan pemimpin protes.

Mereka menggarisbawahi kesatuan tujuan antara gerakan pro-demokrasi dan komunitas minoritas yang mencari otonomi.

Beberapa kelompok etnis telah berperang dengan pemerintah pusat selama beberapa dekade.

Seorang juru bicara junta tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Menteri kerja sama internasional pemerintahan persatuan, Dr Sasa, yang menggunakan satu nama, mengatakan kepada Reuters dalam wawancara bahwa tujuannya adalah mengakhiri kekerasan, memulihkan demokrasi dan membangun persatuan demokratis federal.

"Hari baru telah datang bagi rakyat kami, era baru bagi Myanmar telah dimulai," ujar dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!