Penentang Kudeta Myanmar Umumkan Pemerintahan Persatuan Nasional
Jum'at, 16 April 2021 - 17:00 WIB
Demonstran membawa pot dengan bunga saat mereka mengecam kudeta militer di Yangon, Myanmar, 13 April 2021.
YANGON - Para penentang junta Myanmar mengumumkan pembentukan Pemerintahan Persatuan Nasional pada Jumat (16/4).
Mereka termasuk para anggota parlemen yang digulingkan dan para pemimpin protes anti-kudeta serta etnis minoritas.
Kelompok itu mengatakan tujuan mereka adalah menghentikan kekuasaan militer.
Baca juga: Kalah Pemilu, Presiden Korsel Ganti Perdana Menteri dan Kabinet
Myanmar telah berada dalam kekacauan yang hebat sejak kudeta 1 Februari yang menggulingkan pemerintah sipil yang dipimpin tokoh demokrasi Aung San Suu Kyi.
Baca juga: Profesor Indonesia Ini Dianugerahi Penghargaan Tertinggi di Taiwan
Suu Kyi telah memegang kekuasaan selama lima tahun dan memulai masa jabatan keduanya setelah menang telak dalam pemilu pada November.
Mereka termasuk para anggota parlemen yang digulingkan dan para pemimpin protes anti-kudeta serta etnis minoritas.
Kelompok itu mengatakan tujuan mereka adalah menghentikan kekuasaan militer.
Baca juga: Kalah Pemilu, Presiden Korsel Ganti Perdana Menteri dan Kabinet
Myanmar telah berada dalam kekacauan yang hebat sejak kudeta 1 Februari yang menggulingkan pemerintah sipil yang dipimpin tokoh demokrasi Aung San Suu Kyi.
Baca juga: Profesor Indonesia Ini Dianugerahi Penghargaan Tertinggi di Taiwan
Suu Kyi telah memegang kekuasaan selama lima tahun dan memulai masa jabatan keduanya setelah menang telak dalam pemilu pada November.
Lihat Juga :