Taiwan Tegaskan Tolak Proposal Satu Negara, Dua Sistem China
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:04 WIB
"Kedua belah pihak memiliki kewajiban untuk menemukan cara untuk hidup berdampingan dalam jangka panjang dan mencegah intensifikasi antagonisme dan perbedaan," katanya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (20/5/2020).
"Di sini, saya ingin mengulangi kata-kata perdamaian, paritas, demokrasi, dan dialog. Kami tidak akan menerima penggunaan satu negara, dua sistem Beijing untuk menurunkan peringkat Taiwan dan merusak status quo lintas-selat. Kami berdiri dengan prinsip ini," sambungnya.
Tsai menambahkan bahwa Taiwan adalah negara merdeka yang memiliki nama resmi Republik China dan tidak ingin menjadi bagian dari Republik Rakyat China yang diperintah oleh Beijing.
"Di sini, saya ingin mengulangi kata-kata perdamaian, paritas, demokrasi, dan dialog. Kami tidak akan menerima penggunaan satu negara, dua sistem Beijing untuk menurunkan peringkat Taiwan dan merusak status quo lintas-selat. Kami berdiri dengan prinsip ini," sambungnya.
Tsai menambahkan bahwa Taiwan adalah negara merdeka yang memiliki nama resmi Republik China dan tidak ingin menjadi bagian dari Republik Rakyat China yang diperintah oleh Beijing.
(esn)
Lihat Juga :