Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Ditembak Mati dari Dalam Mobil

Selasa, 19 Mei 2020 - 13:22 WIB
"Kami meminta privasi pada saat yang menyedihkan ini agar kami bersedih sebagai keluarga."

Detektif Polisi Cribbin mengatakan ada setiap indikasi bahwa Aya adalah pejalan kaki yang tidak bersalah dan bukan target serangan yang dimaksud. Dia mengesampingkan bahwa insiden itu terkait terorisme atau serangan rasial. (Baca: Bantai 16 Orang, Pelaku Penembakan Massal Kanada Juga Tewas )

"Ini adalah serangan yang mengerikan dan tidak masuk akal terhadap seorang perempuan muda yang tidak bersalah, yang hidupnya terputus sementara dia hanya pergi berbelanja," imbuh pejabat polisi Terry Woods dari Kepolisian Lancashire.

“Pertama dan terpenting belasungkawa kami adalah bersama keluarganya, yang telah kehilangan putri mereka selama bulan suci Ramadhan."

“Dalam 24 jam terakhir kami telah mengetahui bahwa Aya adalah anggota keluarga dan teman yang sangat dicintai yang menikmati studinya di University of Salford. Dia juga memberikan waktu untuk menjadi wali muda dari Children's Society."

"Karena hidupnya telah terputus seperti ini tidak terpikirkan dan keluarganya dimengerti sangat bingung," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!