Mahasiswi Cantik Berjilbab Ini Ditembak Mati dari Dalam Mobil
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:22 WIB
Aya Hachem diterjang oleh sejumlah peluru yang ditembakkan dari seseorang dari sebuah mobil yang lewat, di mana polisi menggambarkan korban sebagai "pejalan kaki yang tidak bersalah".
Polisi kemudian menyita Toyota Avensis yang ditinggalkan para pelaku, dengan registrasi SV53 UBP, untuk pemeriksaan forensik.
Keluarga mahasiswi Univesity od Salford menggambarkan korban sebagai "anak perempuan yang paling berbakti".
"Putri kami yang cantik berusia 19 tahun Aya telah diambil dari kami dalam keadaan yang paling mengerikan," kata keluarga korban.
"Dia adalah anak perempuan yang paling berbakti yang menikmati waktu bersama keluarganya terutama (dengan) saudara lelaki dan perempuannya Ibrahim, Assil dan Amir," lanjut keluarga korban, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (19/5/2020).
"Dia unggul dalam studinya di Blackburn Central High School dan di University of Salford di mana dia berada di tahun kedua dan bermimpi menjadi pengacara. Dia baru saja menyelesaikan ujian dan belajar mengemudi," sambung pihak keluarga.
"Kami orang tuanya benar-benar hancur oleh kematiannya dan ingin mengambil kesempatan ini untuk memohon kepada setiap anggota masyarakat yang mungkin memiliki informasi sekecil apa pun yang dapat membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan."
Polisi kemudian menyita Toyota Avensis yang ditinggalkan para pelaku, dengan registrasi SV53 UBP, untuk pemeriksaan forensik.
Keluarga mahasiswi Univesity od Salford menggambarkan korban sebagai "anak perempuan yang paling berbakti".
"Putri kami yang cantik berusia 19 tahun Aya telah diambil dari kami dalam keadaan yang paling mengerikan," kata keluarga korban.
"Dia adalah anak perempuan yang paling berbakti yang menikmati waktu bersama keluarganya terutama (dengan) saudara lelaki dan perempuannya Ibrahim, Assil dan Amir," lanjut keluarga korban, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (19/5/2020).
"Dia unggul dalam studinya di Blackburn Central High School dan di University of Salford di mana dia berada di tahun kedua dan bermimpi menjadi pengacara. Dia baru saja menyelesaikan ujian dan belajar mengemudi," sambung pihak keluarga.
"Kami orang tuanya benar-benar hancur oleh kematiannya dan ingin mengambil kesempatan ini untuk memohon kepada setiap anggota masyarakat yang mungkin memiliki informasi sekecil apa pun yang dapat membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan."
Lihat Juga :