Spanyol Mulai Karantina Semua Pelancong dari Luar Negeri
Jum'at, 15 Mei 2020 - 21:15 WIB
“Kita tidak bisa meninggalkan rumah kita selama 14 hari, hanya untuk pergi ke dokter atau supermarket, dengan tetap menjaga jarak aman, selalu memakai masker saat kita keluar,” ungkap Rosalie Gallego, penumpang yang mendarat di Madrid dalam penerbangan dari Havana, Kuba.
Pembatasan baru diterapkan pada pelancong yang datang saat jumlah korban meninggal baru turun menjadi 138 pada Jumat (15/5), dari lebih dari 200 orang pada Kamis (14/5).
Jumlah harian korban meninggal itu terus turun sejak mencapai 950 orang pada awal April. (Baca Juga: Jepang Mulai Keluar dari Darurat Virus, Tokyo Masuki ‘Normal Baru’)
Otoritas menyatakan lockdown ketat yang diterapkan negara itu dan pembatasan perjalanan dari luar negeri turut mencegah penyebaran wabah.
Jumlah kasus di Spanyol mencapai 230.183 pada Jumat (15/5). Tes antibodi dari 60.000 orang menunjukkan sebanyak 2,3 juta orang telah terkena penyakit itu. (Baca Juga: Trump Tak Mau Bicara dengan Xi, Bisa Putus Hubungan dengan China)
Pembatasan baru diterapkan pada pelancong yang datang saat jumlah korban meninggal baru turun menjadi 138 pada Jumat (15/5), dari lebih dari 200 orang pada Kamis (14/5).
Jumlah harian korban meninggal itu terus turun sejak mencapai 950 orang pada awal April. (Baca Juga: Jepang Mulai Keluar dari Darurat Virus, Tokyo Masuki ‘Normal Baru’)
Otoritas menyatakan lockdown ketat yang diterapkan negara itu dan pembatasan perjalanan dari luar negeri turut mencegah penyebaran wabah.
Jumlah kasus di Spanyol mencapai 230.183 pada Jumat (15/5). Tes antibodi dari 60.000 orang menunjukkan sebanyak 2,3 juta orang telah terkena penyakit itu. (Baca Juga: Trump Tak Mau Bicara dengan Xi, Bisa Putus Hubungan dengan China)
(sya)
Lihat Juga :