Regulator Obat Norwegia: 13 Orang Meninggal karena Efek Samping Vaksin Pfizer
Sabtu, 16 Januari 2021 - 03:44 WIB
Untuk konteksnya, Norwegia memiliki populasi lebih dari lima juta jiwa. Madsen sebelumnya mengatakan bahwa antara 350 dan 400 orang meninggal di panti jompo setiap minggu karena ia memperkirakan bahwa beberapa orang lanjut usia mungkin tidak bereaksi dengan baik terhadap vaksin tersebut.
Baca juga: Kalah Taruhan Pilpres AS tapi Tak Mau Bayar, Pendukung Trump Digugat
Selain mereka yang meninggal, ada juga 29 penerima vaksin yang mengalami efek samping yang signifikan, termasuk sembilan kasus serius dan tujuh kasus ringan. Semua vaksin COVID-19 terkadang dapat menyebabkan reaksi yang merugikan seperti demam dan mual.
Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia memperbarui pedoman vaksinasi COVID-19 awal pekan ini untuk mencerminkan data baru. Dokumen tersebut sekarang menginstruksikan petugas medis untuk mengevaluasi penghuni panti jompo secara menyeluruh sebelum memberi mereka vaksin.
"Untuk orang yang sangat sakit yang diperkirakan tidak berumur panjang, manfaat suntikan mungkin kecil atau dapat diabaikan,” bunyi pedoman tersebut.
Baca juga: Kalah Taruhan Pilpres AS tapi Tak Mau Bayar, Pendukung Trump Digugat
Selain mereka yang meninggal, ada juga 29 penerima vaksin yang mengalami efek samping yang signifikan, termasuk sembilan kasus serius dan tujuh kasus ringan. Semua vaksin COVID-19 terkadang dapat menyebabkan reaksi yang merugikan seperti demam dan mual.
Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia memperbarui pedoman vaksinasi COVID-19 awal pekan ini untuk mencerminkan data baru. Dokumen tersebut sekarang menginstruksikan petugas medis untuk mengevaluasi penghuni panti jompo secara menyeluruh sebelum memberi mereka vaksin.
"Untuk orang yang sangat sakit yang diperkirakan tidak berumur panjang, manfaat suntikan mungkin kecil atau dapat diabaikan,” bunyi pedoman tersebut.
(min)
Lihat Juga :