Khamenei Ejek Kerusuhan Capitol AS, Sebut Balas Dendam Tuhan

Sabtu, 09 Januari 2021 - 13:12 WIB
“Kami tidak terburu-buru dan kami tidak mendesak mereka untuk kembali (ke kesepakatan nuklir 2015). Permintaan kami, yang logis dan rasional, adalah pencabutan sanksi yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump setelah keluar dari kesepakatan pada 2018," imbuh dia. (Baca juga: Berbahaya, Jenderal Tertinggi AS Didesak Blokir Trump dari Kode Nuklir )

Pada Rabu lalu, massa pendukung Trump mengamuk dan menyerbu Gedung Capitol AS saat Kongres sedang mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

Amuk massa ini membuat agenda pengesahan itu terhenti sejenak dan para politisi berlindung untuk menyelamatkan diri. Namun, pengesahan itu akhirnya berlanjut. Lima orang tewas dalam kerusuhan itu, termasuk petugas polisi Capitol.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!