Azerbaijan Sebut Resolusi Senat Prancis Soal Nagorno-Karabakh Bisa dan Provokatif
Kamis, 26 November 2020 - 19:44 WIB
"Ini juga merusak reputasi Prancis sebagai mediator yang adil dalam masyarakat Azerbaijan. Alih-alih mengadopsi resolusi yang bias, keterlibatan Senat Prancis dalam kegiatan yang melayani perdamaian, stabilitas dan kemajuan di kawasan itu akan menanggapi kepentingan Prancis dan mengarah pada pembangunan berkelanjutan di kawasan itu," ungkapnya.
Sebelumnya, dari 306 anggota Senat Prancis, 305 diantaranya menyetujui resolusi tersebut."Senat mendesak pemerintah Prancis untuk mengakui Republik Nagorno-Karabakh dan menggunakan pengakuan ini sebagai alat dalam pembicaraan untuk membangun perdamaian abadi," bunyi resolusi tersebut.
Menurut resolusi tersebut, Senat menyerukan penarikan segera pasukan Azerbaijan dari wilayah yang direbut dalam konflik sejak 27 September, dilakukanya penyelidikan nternasional atas kejahatan perang dan penggunaan senjata terlarang. ( Baca juga: Senat Prancis Setujui Resolusi Desak Paris Akui Kemerdekaan Nagorno-Karabakh )
Selain itu, para senator merekomendasikan agar pemerintah Prancis menarik kesimpulan tentang peran yang dimainkan oleh otoritas Turki dan mempertimbangkan langkah-langkah paling menentukan bersama dengan negara Eropa lainnya.
Sebelumnya, dari 306 anggota Senat Prancis, 305 diantaranya menyetujui resolusi tersebut."Senat mendesak pemerintah Prancis untuk mengakui Republik Nagorno-Karabakh dan menggunakan pengakuan ini sebagai alat dalam pembicaraan untuk membangun perdamaian abadi," bunyi resolusi tersebut.
Menurut resolusi tersebut, Senat menyerukan penarikan segera pasukan Azerbaijan dari wilayah yang direbut dalam konflik sejak 27 September, dilakukanya penyelidikan nternasional atas kejahatan perang dan penggunaan senjata terlarang. ( Baca juga: Senat Prancis Setujui Resolusi Desak Paris Akui Kemerdekaan Nagorno-Karabakh )
Selain itu, para senator merekomendasikan agar pemerintah Prancis menarik kesimpulan tentang peran yang dimainkan oleh otoritas Turki dan mempertimbangkan langkah-langkah paling menentukan bersama dengan negara Eropa lainnya.
(esn)
Lihat Juga :