Azerbaijan Sebut Resolusi Senat Prancis Soal Nagorno-Karabakh Bisa dan Provokatif

Kamis, 26 November 2020 - 19:44 WIB
loading...
Azerbaijan Sebut Resolusi...
Baku mengatakan, resolusi yang mendesak pengakuan Nagorno-Karabakh sebagai negara merdeka adalah bias dan provokatif. Foto/Ist
A A A
BAKU - Azerbaijan mengecam resolusi Senat Prancis soal Nagorno-Karabakh. Baku mengatakan, resolusi yang mendesak pengakuan Nagorno-Karabakh sebagai negara merdeka adalah bias dan provokatif.

"Pertama-tama, kami ingin mencatat bahwa proposal resolusi tentang 'Perlunya mengakui Republik Nagorno-Karabakh' yang diadopsi oleh Senat Prancis diajukan oleh sekelompok senator pro-Armenia," kata Kementerian Luar Negeri Azerbaijan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (26/11/2020).

Kementerian itu mengatakan orang-orang Armenia di Prancis menggunakan konflik Nagorno-Karabakh untuk tujuan pemilihan umum. "Penerapan resolusi yang sepenuhnya bias oleh Senat hanya dapat dianggap sebagai provokasi," ungkapnya.

Meskipun resolusi yang diadopsi oleh Senat tidak mengikat secara hukum, kementerian itu mengatakan, hal tersebut menimbulkan keraguan pada netralitas Prancis sebagai mediator. Prancis adalah anggota OSCE Minsk Group, yang merupakan negosiator proses damai Nagorno-Karabakh. ( Baca juga: Pasukan Azerbaijan Masuki Distrik Pertama yang Diserahkan Armenia )

"Ini juga merusak reputasi Prancis sebagai mediator yang adil dalam masyarakat Azerbaijan. Alih-alih mengadopsi resolusi yang bias, keterlibatan Senat Prancis dalam kegiatan yang melayani perdamaian, stabilitas dan kemajuan di kawasan itu akan menanggapi kepentingan Prancis dan mengarah pada pembangunan berkelanjutan di kawasan itu," ungkapnya.

Sebelumnya, dari 306 anggota Senat Prancis, 305 diantaranya menyetujui resolusi tersebut."Senat mendesak pemerintah Prancis untuk mengakui Republik Nagorno-Karabakh dan menggunakan pengakuan ini sebagai alat dalam pembicaraan untuk membangun perdamaian abadi," bunyi resolusi tersebut.

Menurut resolusi tersebut, Senat menyerukan penarikan segera pasukan Azerbaijan dari wilayah yang direbut dalam konflik sejak 27 September, dilakukanya penyelidikan nternasional atas kejahatan perang dan penggunaan senjata terlarang. ( Baca juga: Senat Prancis Setujui Resolusi Desak Paris Akui Kemerdekaan Nagorno-Karabakh )

Selain itu, para senator merekomendasikan agar pemerintah Prancis menarik kesimpulan tentang peran yang dimainkan oleh otoritas Turki dan mempertimbangkan langkah-langkah paling menentukan bersama dengan negara Eropa lainnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved