China Marah, Sebut 24 Tuduhan AS soal COVID-19 Tak Masuk Akal
Senin, 11 Mei 2020 - 08:10 WIB
Artikel itu juga mengutip laporan media yang mengatakan orang Amerika telah terinfeksi virus corona baru sebelum kasus pertama dikonfirmasi di Wuhan.
Menepis dugaan AS bahwa virus itu sengaja dibuat atau entah bagaimana bocor dari Institut Virologi Wuhan, artikel Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa semua bukti menunjukkan virus itu bukan buatan manusia dan bahwa institut tersebut tidak mampu membuat virus corona baru.
Artikel itu juga memberikan timeline bagaimana China telah memberikan informasi kepada komunitas internasional dengan cara yang “tepat waktu”, “terbuka dan transparan” untuk menegur AS yang menuduh Beijing lambat membunyikan alarm.
Beijing berulang kali mengklaim informasi yang diberikan kepada dunia tentang munculnya virus corona baru sudah tepat waktu sehingga banyak negara memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi pandemi.
Sebelumnya, sebuah laporan dari majalah Der Spiegel yang mengutip agen mata-mata BND Jerman mengatakan bahwa upaya awal China untuk menahan informasi tentang wabah COVID-19 telah menelan waktu empat hingga enam minggu bagi dunia yang dapat digunakan untuk melawan virus.
Menepis dugaan AS bahwa virus itu sengaja dibuat atau entah bagaimana bocor dari Institut Virologi Wuhan, artikel Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa semua bukti menunjukkan virus itu bukan buatan manusia dan bahwa institut tersebut tidak mampu membuat virus corona baru.
Artikel itu juga memberikan timeline bagaimana China telah memberikan informasi kepada komunitas internasional dengan cara yang “tepat waktu”, “terbuka dan transparan” untuk menegur AS yang menuduh Beijing lambat membunyikan alarm.
Beijing berulang kali mengklaim informasi yang diberikan kepada dunia tentang munculnya virus corona baru sudah tepat waktu sehingga banyak negara memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi pandemi.
Sebelumnya, sebuah laporan dari majalah Der Spiegel yang mengutip agen mata-mata BND Jerman mengatakan bahwa upaya awal China untuk menahan informasi tentang wabah COVID-19 telah menelan waktu empat hingga enam minggu bagi dunia yang dapat digunakan untuk melawan virus.
Lihat Juga :