Lockdown, Warga Prancis Eksodus Tinggalkan Paris

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 02:25 WIB
Pembatasan baru, yang mulai berlaku pada hari Jumat waktu setempat, mengharuskan orang untuk tinggal di rumah kecuali untuk pekerjaan penting atau alasan medis. Restoran dan bisnis tutup, tetapi sekolah tetap buka.

Presiden Prancis Emmanuel Macron memperkirakan awal pekan ini gelombang kedua virus Corona akan lebih mematikan daripada yang pertama.

"Saya tahu keletihan dan perasaan hari tanpa akhir yang melanda kita semua," kata Macron saat mengumumkan penguncian kedua pada hari Rabu.

“Periode ini sulit justru karena itu menguji ketahanan dan persatuan kita,” imbuhnya.(Baca juga: Dihantam Gelombang Kedua Covid-19, Prancis dan Jerman Pilih Lockdown )

Di tempat lain di Paris minggu ini, salah satu toko buku paling ikonik di dunia, Shakespeare & Company, mengatakan bahwa penjualan turun hampir 80 persen sejak Maret.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!