Erdogan: Tes S-400 Rusia, Turki Tak Akan Konsultasi dengan AS!

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 00:02 WIB
cara yang sama. Kami akan terus melakukan tes dan latihan," lanjut dia sepertidisiarkan oleh TRT. (Baca: Media Rusia: Tes Sistem Rudal S-400 oleh Turki Gagal )

Pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengonfirmasi bahwa negaranya telah melakukan tes sistem pertahanan S-400 di Sinop. Menurutnya, uji coba senjata pertahanan canggih tersebut merupakan pekerjaan yang dijadwalkan dalam kontrak.

Moskow dan Ankara menandatangani perjanjian pinjaman untuk pengiriman sistem S-400 pada Desember 2017. Pada 2019, Turki menerima beberapa baterai S-400 senilai USD2,5 miliar.

Namun, kesepakatan itu telah dikritik keras oleh NATO dan AS, yang telah mengutip masalah keamanan terkait dengan ketidakcocokan S-400 dengan sistem pertahanan udara NATO. Sebagai respons-nya, Washington telah menangguhkan Ankara dari program jet tempur siluman F-35, dan mengancam untuk menghapus negara sepenuhnya dari proyek tersebut. (Baca: Turki Masih Incar Sistem Rudal Patriot AS meski Miliki S-400 Rusia )

Senator AS juga mengusulkan pemerintah Presiden Donald Trump untuk membeli S-400 dari Ankara dalam upaya untuk memecahkan kebuntuan. Tetapi Turki telah berulang kali menolak untuk melanggar kesepakatan dengan Moskow dan berjanji untuk mengaktifkan sistem rudal, yang dikirim musim panas lalu, meskipun ada ancaman sanksi AS.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!