Media Rusia: Tes Sistem Rudal S-400 oleh Turki Gagal
Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:37 WIB
loading...
Uji coba sitem pertahanan rudal S-400 oleh Turki. Foto/Avia.pro
A
A
A
ANKARA - Tes sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia pada hari Jumat oleh Turki mengalami kegagalan. Hal itu diungkap Avia, media Rusia yang mengkhususkan diri dalam masalah militer.
"Penggunaan militer pertama dari sistem pertahanan rudal S-400 oleh tentara Turki gagal karena penolakan Ankara untuk membantu pasukan khusus militer Rusia," tulis Avia, Selasa (20/10/2020). (Baca: AS Marah karena Turki Jajal Sistem Rudal S-400 Rusia )
Video-video yang diterbitkan oleh Turki menunjukkan misil memang diluncurkan dari sistem rudal S-400, tetapi berakhir tak jauh dari lokasi peluncuran.
Para pakar yang dikutip Avia mengatakan tidak ada video yang menunjukkan saat rudal yang ditembakkan S-400 mencapai targetnya, juga tidak ada suara hulu ledak yang meledak. (Baca: Lagi, Turki Tes S-400 Rusia terhadap Jet Tempur F-16 Buatan AS )
“Ankara sejauh ini belum membuat pernyataan resmi tentang peluncuran roket, namun yang paling mengejutkan adalah bahwa meskipun target yang digunakan, menurut media lokal, bagi S-400 adalah yang benar, tidak ada di mana pun mereka muncul di langit, meski tidak ada awan," lanjut ulasan Avia.
"Penggunaan militer pertama dari sistem pertahanan rudal S-400 oleh tentara Turki gagal karena penolakan Ankara untuk membantu pasukan khusus militer Rusia," tulis Avia, Selasa (20/10/2020). (Baca: AS Marah karena Turki Jajal Sistem Rudal S-400 Rusia )
Video-video yang diterbitkan oleh Turki menunjukkan misil memang diluncurkan dari sistem rudal S-400, tetapi berakhir tak jauh dari lokasi peluncuran.
Para pakar yang dikutip Avia mengatakan tidak ada video yang menunjukkan saat rudal yang ditembakkan S-400 mencapai targetnya, juga tidak ada suara hulu ledak yang meledak. (Baca: Lagi, Turki Tes S-400 Rusia terhadap Jet Tempur F-16 Buatan AS )
“Ankara sejauh ini belum membuat pernyataan resmi tentang peluncuran roket, namun yang paling mengejutkan adalah bahwa meskipun target yang digunakan, menurut media lokal, bagi S-400 adalah yang benar, tidak ada di mana pun mereka muncul di langit, meski tidak ada awan," lanjut ulasan Avia.
Lihat Juga :