Turki Masih Incar Sistem Rudal Patriot AS meski Miliki S-400 Rusia

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:50 WIB
loading...
Turki Masih Incar Sistem...
Sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar menyatakan bahwa Ankara masih terbuka untuk membeli sistem rudal Patriot Amerika Serikat (AS) meskipun telah membeli S-400 Rusia .

“Akuisisi S-400 itu bukan preferensi tapi keharusan, bukan berarti kita terasing dari NATO. Jika kebutuhan seperti itu muncul dan jika kita diberikan jaminan terkait transfer teknologi, produksi bersama, dan jadwal pengiriman, kita bisa membeli Patriot atau
SAMP-T (Surface-to-Air Missile Platform). Turki telah bekerja dengan sekutunya pada opsi alternatif dan akan melanjutkan upaya ini. Kami tidak dapat menerima pernyataan seperti 'Kami siap untuk menjual, tetapi Kongres tidak mengizinkan pengiriman'," kata
Akar, seperti dikutip dari NTV, Jumat (23/10/2020).

Berbicara lebih lanjut, menteri itu juga mengonfirmasi bahwa Turki telah melakukan tes sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia di Sinop. Menurutnya, uji coba senjata itu bagian dari kontrak yang harus dijalankan. (Baca: Turki Akhirnya Akui Telah Tes Sistem Rudal S-400 Rusia )

"Setiap kontrak pembelian mendambakan tes. Ini adalah bagian dari program akuisisi, ini murni kegiatan teknis," kata Akar.

Awal bulan ini, Turki mengeluarkan peringatan Navtex internasional tentang latihan artileri di daerah kota Sinop Laut Hitam dari 13-17 Oktober. Sebuah sumber pertahanan mengatakan kepada Sputnik bahwa Turki telah berhasil menguji sistem S-400.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Berita Terkini
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved