Muncul 6 Kasus Baru Covid-19, China akan Tes 9 Juta Warga Qingdao
Senin, 12 Oktober 2020 - 19:03 WIB
China sendiri memang diketahui memiliki kemampuan tes yang ekstensif dan cepat, dan komisi kesehatan mengatakan lebih dari 140 ribu pekerja medis, pasien dan personel rumah sakit di Qingdao telah diuji sejak keenam kasus tersebut dikonfirmasi.Sejak awal Oktober, China mulai bangkit. Ratusan juta orang China diperkirakan akan memenuhi jalan tol, kereta, dan pesawat untuk libur hari nasional. Itu menjadi momen kebangkitan pariwisata di negara terpadat di dunia.
Libur selama delapan hari menjadi hari libur pertama sejak China dinyatakan sukses menangani pandemi corona. Kehidupan yang telah berlangsung normal dalam beberapa bulan terakhir menjadi alasan musim libur akan dipadati banyak warga.
“Liburan Emas” tersebut akan menjadi ujian bagi China apakah sukses menangani pandemi secara totalitas dan menuju kebangkitan untuk pemulihan ekonomi. ( Baca juga: Dituding Pence Biang Kerok Pandemi, China Sensor Debat Cawapres AS )
Tahun lalu, 782 wisatawan domestik berlibur selama musim liburan. Itu mampu menghasilkan 650 miliar yuan. Kementerian Pariwisata dan Budaya China tahun ini memprediksi 550 juta wisatawan domestik akan berlibur tahun ini. Namun, Ctrip, biro wisata online terbesar di China, memperkriakan 600 juta orang akan berlibur.
Skala liburan massal dalam jangka waktu yang pendek tentunya tidak terpikirkan dan tidak mungkin dilaksanakan di berbagai negara di belahan lain. Kenapa? Banyak negara masih berkutat menghadapi pandemi corona di mana jumlah telah mencapai 7 juta kasus. Eropa pun kini menghadapi gelombang kedua infeksi virus corona, sedangkan sebagian besar negara masih berkutat dengan gelombang pertama virus corona.
Libur selama delapan hari menjadi hari libur pertama sejak China dinyatakan sukses menangani pandemi corona. Kehidupan yang telah berlangsung normal dalam beberapa bulan terakhir menjadi alasan musim libur akan dipadati banyak warga.
“Liburan Emas” tersebut akan menjadi ujian bagi China apakah sukses menangani pandemi secara totalitas dan menuju kebangkitan untuk pemulihan ekonomi. ( Baca juga: Dituding Pence Biang Kerok Pandemi, China Sensor Debat Cawapres AS )
Tahun lalu, 782 wisatawan domestik berlibur selama musim liburan. Itu mampu menghasilkan 650 miliar yuan. Kementerian Pariwisata dan Budaya China tahun ini memprediksi 550 juta wisatawan domestik akan berlibur tahun ini. Namun, Ctrip, biro wisata online terbesar di China, memperkriakan 600 juta orang akan berlibur.
Skala liburan massal dalam jangka waktu yang pendek tentunya tidak terpikirkan dan tidak mungkin dilaksanakan di berbagai negara di belahan lain. Kenapa? Banyak negara masih berkutat menghadapi pandemi corona di mana jumlah telah mencapai 7 juta kasus. Eropa pun kini menghadapi gelombang kedua infeksi virus corona, sedangkan sebagian besar negara masih berkutat dengan gelombang pertama virus corona.
(esn)
Lihat Juga :