Perang Meluas, Armenia Tembak Jatuh 4 Drone Azerbaijan di Dekat Ibu Kota
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 16:00 WIB
Sebuah drone Azerbaijan yang ditembak jatuh pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh pada 29 September 2020. Foto/Russia Today
YEREVAN - Perang antara Azerbaijan dan Armenia yang semula terjadi di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh , kini meluas setelah Yerevan mengklaim telah menembak jatuh empat drone Azerbaijan. Serangan udara juga menewaskan seorang pria di dalam wilayah Armenia.
Otoritas Armenia mengatakan bahwa empat drone yang dioperasikan oleh Azerbaijan muncul pada Kamis di wilayah udara di atas provinsi Kotayk yang berbatasan dengan Ibu Kota negara; Yerevan. Beberapa drone itu juga sempat muncul di provinsi Gegharkunik di seberang perbatasan Nagorno-Karabakh. (Baca: Netanyahu dan Erdogan Jadi Sekutu dalam Perang Armenia vs Azerbaijan? )
Tiga dari empat drone telah ditembak jatuh pada hari sebelumnya, dan drone keempat ditembak jatuh di dekat Yerevan pada Kamis malam. Klaim itu disampaikan Perdana Menteri Nikol Pashinyan di Facebook yang dilengkapi video ledakan dari jatuhnya drone-drone Azerbaijan.
"Tetap tenang, pertahanan udara sedang bekerja," tulis perwakilan Kementerian Pertahanan Armenia, Artsrun Hovhannisyan, di Facebook, yang mendesak penduduk Yerevan untuk tidak panik.
Otoritas Armenia mengatakan bahwa empat drone yang dioperasikan oleh Azerbaijan muncul pada Kamis di wilayah udara di atas provinsi Kotayk yang berbatasan dengan Ibu Kota negara; Yerevan. Beberapa drone itu juga sempat muncul di provinsi Gegharkunik di seberang perbatasan Nagorno-Karabakh. (Baca: Netanyahu dan Erdogan Jadi Sekutu dalam Perang Armenia vs Azerbaijan? )
Tiga dari empat drone telah ditembak jatuh pada hari sebelumnya, dan drone keempat ditembak jatuh di dekat Yerevan pada Kamis malam. Klaim itu disampaikan Perdana Menteri Nikol Pashinyan di Facebook yang dilengkapi video ledakan dari jatuhnya drone-drone Azerbaijan.
"Tetap tenang, pertahanan udara sedang bekerja," tulis perwakilan Kementerian Pertahanan Armenia, Artsrun Hovhannisyan, di Facebook, yang mendesak penduduk Yerevan untuk tidak panik.
Lihat Juga :