Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus

Senin, 27 Juli 2026 - 10:01 WIB
Tujuh ahli yang meninjau detailnya untuk Science dan Retraction Watch mengatakan Qiu dan timnya meremehkan risiko uji coba dan tetap melanjutkannya meskipun peluang keberhasilannya rendah.

Mereka juga menyerukan peninjauan penuh terhadap data yang diajukan untuk makalah Nature, dengan mengatakan beberapa temuan dapat menyebabkan penarikan kembali.

Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang apakah pengobatan berisiko seperti itu sebaiknya diuji terlebih dahulu pada pasien dengan kondisi yang tidak fatal.

Pada tahun 1999, kematian Jesse Gelsinger yang berusia 18 tahun, yang menerima terapi gen untuk penyakit genetik hati meskipun memiliki bentuk yang lebih ringan, mendinginkan penelitian di bidang ini selama dekade berikutnya.

Sebagai tanggapan atas kasus ini, Shanghai Jiao Tong University School of Medicine mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kami sangat memperhatikan masalah ini dan telah membentuk kelompok kerja khusus untuk melakukan investigasi komprehensif atas insiden tersebut."

"Fakultas Kedokteran selalu sangat memperhatikan integritas penelitian ilmiah dan norma penelitian, dan dengan tegas menentang pelaksanaan penelitian ilmiah medis yang melanggar etika penelitian ilmiah," katanya, seperti dikutip AFP, Senin (27/7/2026).

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa tindakan serius akan diambil sesuai dengan temuan investigasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!