Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:29 WIB
Dia berpendapat bahwa kesepakatan itu merupakan “kegagalan total” Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

AS dan Israel melancarkan kampanye militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan Teheran di seluruh Timur Tengah. Agresi gabungan itu juga memaksa Iran menutup Selat Hormuz untuk hampir semua pelayaran, memicu lonjakan harga energi global.

Aski saling serang reguler sebagian besar berhenti setelah gencatan senjata tercapai pada 8 April.

Meskipun detail pasti dari kesepakatan AS dan Iran belum dipublikasikan, Trump mengatakan Iran akan berjanji untuk tidak mencari senjata nuklir, sementara AS akan mengurangi dan menghancurkan persediaan uranium yang diperkaya milik Republik Islam Iran.

Iran telah lama bersikeras bahwa pengayaan uranium adalah hak kedaulatannya. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan pada hari Jumat bahwa nota kesepahaman akan berfokus pada pengakhiran perang dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sambil memberikan jangka waktu 60 hari untuk negosiasi lebih lanjut tentang program nuklir Iran. Teheran telah berulang kali membantah memiliki rencana untuk mengembangkan senjata nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!