3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Selasa, 02 Juni 2026 - 01:10 WIB
Para pejabat Ukraina sekarang bertujuan untuk menimbulkan sekitar 35.000 korban jiwa di pihak Rusia setiap bulan, target yang menurut mereka telah tercapai tahun ini. Strategi ini dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan pada Kremlin denganmemaksa Rusia untuk merekrut lebih banyak personel dari populasi perkotaan dan kelas menengah.
Perkiraan baru yang dirilis pada hari Rabu oleh badan intelijen Inggris, GCHQ, menyebutkan jumlah total korban jiwa militer Rusia sekitar 500.000.
Apa yang dulunya merupakan hal baru di medan perang dengan cepat menjadi bagian normal dari operasi militer Ukraina. Robot sekarang digunakan untuk mengevakuasi tentara yang terluka, mengirimkan pasokan ke posisi garis depan, dan melakukan serangan, sebuah tanda betapa cepatnya peperangan berubah di garis depan konflik terbesar di Eropa dalam beberapa dekade terakhir.
Perkiraan baru yang dirilis pada hari Rabu oleh badan intelijen Inggris, GCHQ, menyebutkan jumlah total korban jiwa militer Rusia sekitar 500.000.
Apa yang dulunya merupakan hal baru di medan perang dengan cepat menjadi bagian normal dari operasi militer Ukraina. Robot sekarang digunakan untuk mengevakuasi tentara yang terluka, mengirimkan pasokan ke posisi garis depan, dan melakukan serangan, sebuah tanda betapa cepatnya peperangan berubah di garis depan konflik terbesar di Eropa dalam beberapa dekade terakhir.
(ahm)
Lihat Juga :