Netanyahu Dikecam, Israel Gaduh usai Gencatan Senjata Lebanon yang Dipaksakan Trump

Jum'at, 17 April 2026 - 17:08 WIB
Anggota parlemen Israel, Chili Tropper, mengkritik keras cara pengumuman tersebut, menyatakan warga Israel, khususnya penduduk permukiman utara, mengetahui gencatan senjata melalui cuitan Trump, bukan dari pemerintah mereka sendiri. Ia mengatakan kejadian tersebut mencerminkan kurangnya kepemimpinan dan transparansi.

Penyerahan Penuh



Reaksi di antara para pemimpin permukiman di Israel utara sangat keras.

Eitan Davidi, kepala dewan permukiman Margaliot, menggambarkan gencatan senjata tersebut sebagai “bukan kemenangan, tetapi aib dan penyerahan penuh kepada Iran dan Amerika Serikat.”

Para pejabat lokal lainnya menggemakan sentimen serupa. Amit Sofer, kepala Dewan Regional Merom HaGalil, mempertanyakan logika menghubungkan front Lebanon dengan perkembangan di Iran, menyebut langkah tersebut tidak masuk akal.

Media Israel juga melaporkan para kepala dewan permukiman utara mengancam akan mengibarkan bendera putih pada malam hari sebagai protes simbolis, menggambarkan gencatan senjata tersebut sebagai tanda penyerahan pemerintah Netanyahu.

Laporan tambahan menyoroti meningkatnya frustrasi atas situasi keamanan di Israel utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!