Netanyahu Dikecam, Israel Gaduh usai Gencatan Senjata Lebanon yang Dipaksakan Trump

Jum'at, 17 April 2026 - 17:08 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
TEL AVIV - Gelombang kemarahan dan kritik melanda Israel menyusul pengumuman gencatan senjata di Lebanon oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Tokoh-tokoh politik, pemimpin lokal, dan media Israel mengecam langkah tersebut sebagai keputusan yang dipaksakan yang mengesampingkan kepemimpinan Zionis.

Menurut laporan media Israel, gencatan senjata diumumkan dari Washington sebelum adanya diskusi atau pemungutan suara formal di dalam kabinet Israel.



Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan memberi tahu para menteri tentang keputusan tersebut hanya setelah diumumkan, yang memicu kritik luas atas apa yang digambarkan banyak orang sebagai runtuhnya kedaulatan pengambilan keputusan.

Diskusi Melalui Telepon Seluler



Channel 13 melaporkan tidak ada pemungutan suara kabinet yang terjadi, dengan Netanyahu menyatakan langkah tersebut dilakukan atas permintaan Trump.

Sementara itu, stasiun penyiaran Kan Israel mencatat para menteri terlibat dalam diskusi darurat melalui telepon seluler biasa setelah Trump secara publik mengumumkan gencatan senjata di media sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!