Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:36 WIB
loading...
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin kendalikan Selat Hormuz, Iran serukan kerangka keamanan dengan negara Arab. Foto/X
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan pembentukan kerangka keamanan dengan negara-negara Teluk setelah serangan Iran terhadap pangkalan AS di Timur Tengah sebagai balasan atas serangan AS. Langkah itu seiring dengan keinginan Iran mengendalikan Selat Hormuz selama 30 hari ke depan.

“Kita harus mencapai kerangka kerja baru yang mencakup semua negara di kawasan ini dan tanpa kehadiran atau campur tangan negara mana pun dari luar kawasan,” kata Abbas Araghchi dalam konferensi pers saat kunjungannya ke ibu kota Irak, Baghdad, dilansir Al Jazeera.

Bahrain dan Kuwait sama-sama mengatakan Iran menyerang mereka dengan tembakan drone dan rudal semalam setelah serangan udara AS baru terhadap Iran.



Kemudian, Menlu Iran juga mengatakan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh Iran.

“Saya telah memberi pengarahan kepada rekan saya tentang hasil terbaru dari perang yang dikenakan pada Iran, dan juga perkembangan terkait nota kesepahaman yang ditandatangani antara Iran dan Amerika Serikat,” kata Abbas Araghchi.

“Selat Hormuz tetap berada di bawah pengawasan dan pengelolaan penuh Iran selama 30 hari ke depan, dan setelah semua hambatan dihilangkan, kapasitas penuh jalur air tersebut akan dipulihkan. Inilah yang sedang kami kerjakan,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved