Trump Bisa Kerahkan 10.000 Pasukan Darat Tambahan ke Timur Tengah

Jum'at, 27 Maret 2026 - 10:51 WIB
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, yang dilaporkan "untuk sementara" dihapus dari daftar target AS-Israel agar Washington memiliki seseorang untuk diajak bicara, bersikeras bahwa menerima pesan bukanlah "pembicaraan."

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, dilaporkan memperingatkan dalam rapat kabinet keamanan bahwa tanpa undang-undang wajib militer baru, undang-undang tugas cadangan, dan undang-undang untuk memperpanjang masa dinas wajib, IDF akan "runtuh dengan sendirinya" karena kekurangan tenaga kerja yang semakin meningkat.

Baca juga: Iran Ejek Tentara AS Kabur dari Pangkalan Militer dan Sembunyi di Hotel: Macan Kertas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!