Majelis Pakar Iran Sudah Pilih Pemimpin Tertinggi, Apakah Ada Kejutan?
Minggu, 08 Maret 2026 - 15:49 WIB
Seruan tersebut menunjukkan bahwa beberapa kalangan ulama mungkin merasa tidak nyaman menyerahkan kekuasaan kepada dewan beranggotakan tiga orang yang ditugaskan sementara setelah pembunuhan Khamenei, yang memiliki wewenang terakhir dalam semua urusan negara.
Presiden AS Donald Trump mengatakan AS harus berperan dalam memilih pemimpin baru, sebuah tuntutan yang ditolak Iran.
Dalam sebuah wawancara dengan Fars, anggota lain dari badan tersebut, Hojjatoleslam Jafari, mengatakan bahwa ia berharap "seluruh rakyat Iran akan puas sesegera mungkin".
"Penundaan dalam pemilihan pemimpin ketiga ini pahit dan tidak diinginkan oleh semua orang, dan tidak ada alternatif lain, jadi kita tidak boleh memiliki pikiran buruk tentang perwakilan kita pada saat yang sulit ini," katanya.
Berdasarkan konstitusi Iran, Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang berwenang untuk memilih pemimpin tertinggi negara tersebut. Khamenei, yang memerintah Iran selama 37 tahun, tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran pada 28 Februari.
Media Iran pada Sabtu malam mengutip Ayatollah Hossein Mozafari, salah satu dari 88 anggota Majelis Pakar, badan ulama yang bertugas memilih pemimpin berikutnya, yang mengatakan bahwa majelis dapat bertemu untuk mengambil keputusan.
Tidak jelas apakah itu akan melibatkan pertemuan tatap muka. Sumber mengatakan beberapa ulama sebelumnya telah mengadakan konsultasi daring.
Presiden AS Donald Trump mengatakan AS harus berperan dalam memilih pemimpin baru, sebuah tuntutan yang ditolak Iran.
Dalam sebuah wawancara dengan Fars, anggota lain dari badan tersebut, Hojjatoleslam Jafari, mengatakan bahwa ia berharap "seluruh rakyat Iran akan puas sesegera mungkin".
"Penundaan dalam pemilihan pemimpin ketiga ini pahit dan tidak diinginkan oleh semua orang, dan tidak ada alternatif lain, jadi kita tidak boleh memiliki pikiran buruk tentang perwakilan kita pada saat yang sulit ini," katanya.
Berdasarkan konstitusi Iran, Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang berwenang untuk memilih pemimpin tertinggi negara tersebut. Khamenei, yang memerintah Iran selama 37 tahun, tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran pada 28 Februari.
Media Iran pada Sabtu malam mengutip Ayatollah Hossein Mozafari, salah satu dari 88 anggota Majelis Pakar, badan ulama yang bertugas memilih pemimpin berikutnya, yang mengatakan bahwa majelis dapat bertemu untuk mengambil keputusan.
Tidak jelas apakah itu akan melibatkan pertemuan tatap muka. Sumber mengatakan beberapa ulama sebelumnya telah mengadakan konsultasi daring.
Lihat Juga :