Rusia Blak-blakan Barat Berupaya Hancurkan Iran Lewat Revolusi Warna
Rabu, 14 Januari 2026 - 13:45 WIB
Protes meletus di beberapa kota di Iran pada 28 Desember, ketika mata uang nasional, rial, mencapai titik terendah sepanjang sejarah.
Protes dengan cepat menyebar ke kota-kota lain dan berubah menjadi politis dan kekerasan, menandai kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Pada hari Senin, Trump mengatakan Washington sedang mempertimbangkan “opsi-opsi kuat” terhadap Iran di tengah kerusuhan tersebut.
Pada hari Selasa, AS memperingatkan warga Amerika untuk “meninggalkan Iran” segera. Teheran sebelumnya memperingatkan mereka dapat menargetkan pasukan AS di Timur Tengah jika Washington mencoba untuk campur tangan.
Baca juga: Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi
Protes dengan cepat menyebar ke kota-kota lain dan berubah menjadi politis dan kekerasan, menandai kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Pada hari Senin, Trump mengatakan Washington sedang mempertimbangkan “opsi-opsi kuat” terhadap Iran di tengah kerusuhan tersebut.
Pada hari Selasa, AS memperingatkan warga Amerika untuk “meninggalkan Iran” segera. Teheran sebelumnya memperingatkan mereka dapat menargetkan pasukan AS di Timur Tengah jika Washington mencoba untuk campur tangan.
Baca juga: Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi
(sya)
Lihat Juga :