Rusia Blak-blakan Barat Berupaya Hancurkan Iran Lewat Revolusi Warna
Rabu, 14 Januari 2026 - 13:45 WIB
Teheran menyalahkan protes tersebut kepada Washington dan Tel Aviv, dengan alasan AS dan Israel telah memiliki “peran besar” dalam kerusuhan tersebut.
“Rusia dengan tegas mengutuk campur tangan asing yang mengganggu dalam politik domestik Iran,” kata Zakharova kepada wartawan pada hari Selasa (13/1/2026).
Ancaman Washington untuk menggunakan kekerasan terhadap Republik Islam “sama sekali tidak dapat diterima,” katanya, memperingatkan serangan terhadap Iran dapat menggoyahkan seluruh Timur Tengah.
Juru bicara itu juga menyalahkan krisis ekonomi di Iran yang memicu protes tersebut pada sanksi Barat.
Barat telah menekan Iran selama bertahun-tahun melalui sanksi ilegal, katanya, menambahkan sanksi tersebut memengaruhi kehidupan masyarakat biasa.
“Negara-negara Barat mencoba mengeksploitasi ketegangan sosial dan ekonomi yang dihasilkan untuk menghancurkan negara Iran,” ungkap dia.
“Rusia dengan tegas mengutuk campur tangan asing yang mengganggu dalam politik domestik Iran,” kata Zakharova kepada wartawan pada hari Selasa (13/1/2026).
Ancaman Washington untuk menggunakan kekerasan terhadap Republik Islam “sama sekali tidak dapat diterima,” katanya, memperingatkan serangan terhadap Iran dapat menggoyahkan seluruh Timur Tengah.
Juru bicara itu juga menyalahkan krisis ekonomi di Iran yang memicu protes tersebut pada sanksi Barat.
Barat telah menekan Iran selama bertahun-tahun melalui sanksi ilegal, katanya, menambahkan sanksi tersebut memengaruhi kehidupan masyarakat biasa.
“Negara-negara Barat mencoba mengeksploitasi ketegangan sosial dan ekonomi yang dihasilkan untuk menghancurkan negara Iran,” ungkap dia.
Lihat Juga :