Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz

Rabu, 01 Juli 2026 - 06:40 WIB
loading...
Oman Tawarkan Rencana...
Pemandangan Semenanjung Musandam di Oman di Selat Hormuz. Foto/Panoramas/britannica
A A A
MUSKAT - Oman telah menawarkan kepada Amerika Serikat satu rencana pasca-perang tentang pengumpulan pembayaran untuk kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz. Tawaran itu muncul meskipun Washington secara terbuka menyerukan agar jalur air tersebut tetap bebas biaya.

Media melaporkan pada hari Selasa (30/6/2026), mengutip seorang pejabat Iran dan diplomat yang mengetahui hal tersebut.

Proposal Oman menunjukkan perusahaan pelayaran akan membayar biaya layanan untuk menggunakan selat tersebut. Gagasan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di antara para negosiator AS, yang bermaksud mengadakan diskusi lebih lanjut tentang masalah ini, kata laporan itu.

Tidak jelas dari sumber-sumber internal apakah biaya tersebut akan bersifat sukarela atau wajib, tambah laporan itu.

Pada 20 Juni, Presiden AS Donald Trump mengatakan perjalanan kapal melalui Selat Hormuz akan gratis selama gencatan senjata 60 hari dan seterusnya, tetapi tidak mengesampingkan kemungkinan Amerika Serikat dapat menuntut biaya untuk menggunakan jalur laut tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved