Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:27 WIB
loading...
Trump Batalkan Pertemuan...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia telah membatalkan semua pertemuan dengan pejabat Iran dan mengatakan kepada para pengunjuk rasa untuk "mengambil alih institusi Anda" di tengah tindakan keras Teheran.

Dalam unggahan media sosial pada hari Selasa, Trump mengatakan "bantuan sedang dalam perjalanan" tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Trump secara terbuka telah mempertimbangkan untuk memerintahkan serangan militer terhadap Iran selama beberapa hari terakhir.

"Para Patriot Iran, TERUS BERPROTES – AMBIL ALIH INSTITUSI ANDA!!! Catat nama-nama para pembunuh dan pelaku kekerasan. Mereka akan membayar harga yang mahal," ujar Trump di situs webnya, Truth Social.

Dia menambahkan, “Saya telah membatalkan semua pertemuan dengan pejabat Iran sampai pembunuhan demonstran yang tidak masuk akal BERHENTI. BANTUAN SEDANG DALAM PERJALANAN. MIGA!!! (MAGA)”

Trump telah mengancam Iran dengan serangan militer di masa lalu sebagai cara untuk menekan Teheran agar lebih selaras dengan tuntutan AS, dan telah mengatakan selama minggu lalu bahwa tanggapan keras dari otoritas Iran terhadap para demonstran di negara itu dapat mengakibatkan serangan AS.

Presiden AS mengumumkan pada hari Senin bahwa negara mana pun yang berbisnis dengan Iran akan dikenakan tarif 25%.

Pada hari Selasa, Departemen Luar Negeri mengeluarkan peringatan yang mengatakan warga AS harus “meninggalkan Iran sekarang” di tengah meningkatnya ketegangan.

Ketika ditanya oleh wartawan pada hari Selasa apa yang dia maksud ketika dia mengatakan “bantuan sedang dalam perjalanan”, Trump menolak memberikan rincian spesifik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved