Pemimpin Hizbullah Dorong Arab Saudi Bersatu Lawan Agresi Israel
Sabtu, 20 September 2025 - 11:40 WIB
Tentara Israel mengatakan telah menewaskan Ammar Hayel Qutaybani, yang dituduh sebagai komandan Hizbullah, di Lebanon selatan, tanpa menyebutkan lokasi pastinya.
Militer Israel menambahkan mereka telah menewaskan seorang anggota pasukan elit kelompok tersebut, Radwan, di Tebnin, dan menyerang "satu kapal yang digunakan Hizbullah untuk mengumpulkan intelijen" mengenai pasukan Israel di kota Naqura di selatan.
Serangan itu terjadi sehari setelah Israel menargetkan dan mengebom beberapa kota di selatan dan memperingatkan penduduk untuk mengungsi.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menuduh Israel melakukan "intimidasi dan agresi" yang dilakukan untuk menentang gencatan senjata tahun lalu dan mekanisme yang didukung internasional untuk memantaunya.
Meskipun ada gencatan senjata, Israel terus menyerang Lebanon selatan hampir setiap hari.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Hizbullah seharusnya melucuti senjatanya dan bergerak ke utara Sungai Litani, sementara Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari wilayah Lebanon.
Namun, Israel tetap bertahan dan menduduki setidaknya lima titik di Lebanon selatan.
Baca juga: Mengungsi dari Kota Gaza yang Digempur Israel, Satu Keluarga Harus Keluarkan Lebih dari Rp53 Juta
Militer Israel menambahkan mereka telah menewaskan seorang anggota pasukan elit kelompok tersebut, Radwan, di Tebnin, dan menyerang "satu kapal yang digunakan Hizbullah untuk mengumpulkan intelijen" mengenai pasukan Israel di kota Naqura di selatan.
Serangan itu terjadi sehari setelah Israel menargetkan dan mengebom beberapa kota di selatan dan memperingatkan penduduk untuk mengungsi.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menuduh Israel melakukan "intimidasi dan agresi" yang dilakukan untuk menentang gencatan senjata tahun lalu dan mekanisme yang didukung internasional untuk memantaunya.
Meskipun ada gencatan senjata, Israel terus menyerang Lebanon selatan hampir setiap hari.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, Hizbullah seharusnya melucuti senjatanya dan bergerak ke utara Sungai Litani, sementara Israel seharusnya menarik diri sepenuhnya dari wilayah Lebanon.
Namun, Israel tetap bertahan dan menduduki setidaknya lima titik di Lebanon selatan.
Baca juga: Mengungsi dari Kota Gaza yang Digempur Israel, Satu Keluarga Harus Keluarkan Lebih dari Rp53 Juta
(sya)
Lihat Juga :