Mengungsi dari Kota Gaza yang Digempur Israel, Satu Keluarga Harus Keluarkan Lebih dari Rp53 Juta

Sabtu, 20 September 2025 - 07:33 WIB
loading...
Mengungsi dari Kota...
Warga Palestina mengungsi dari Gaza utara ke selatan melalui Jalan Rashid, membawa barang-barang mereka yang dimuat di kendaraan dan gerobak yang dapat mereka bawa di Kota Gaza, Gaza pada 17 September 2025. Foto/Anas Zeyad Fteha/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Mengungsi dari rumah di Kota Gaza di tengah serangan Israel kini merugikan satu keluarga sekitar USD3.180 (Rp53 juta). Data itu diungkap UNRWA pada hari Jumat (19/9/2025).

UNRWA menjelaskan tingginya biaya itu karena warga Gaza kekurangan bahan bakar, pasokan tempat berlindung yang dilarang, dan ruang yang penuh sesak memperparah krisis kemanusiaan.

Dalam pernyataan di X, UNRWA menyoroti berbagai tantangan: kelangkaan bahan bakar, larangan pasokan tempat berlindung UNRWA selama hampir tujuh bulan, ruang sementara yang penuh sesak dan sulit ditemukan, serta jatuhnya pendapatan rumah tangga setelah hampir dua tahun perang.

Laporan menunjukkan perkiraan biaya untuk satu keluarga yang mencari tempat berlindung: USD1.000 untuk kendaraan, USD2.000 untuk tenda keluarga, dan USD180 untuk lahan, dengan total USD3.180.

UNRWA mendesak masyarakat internasional memberikan bantuan guna meringankan tekanan finansial dan kemanusiaan yang semakin meningkat pada keluarga-keluarga pengungsi di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved