Cucu Pendiri Israel Winston Churchill Desak Inggris Akui Negara Palestina
Rabu, 19 Maret 2025 - 09:00 WIB
Deklarasi Balfour, yang dikeluarkan pada 2 November 1917, mengikat pemerintah Inggris untuk mendukung pembentukan rumah nasional bagi orang-orang Yahudi di Palestina, asalkan tidak ada yang dilakukan "untuk merugikan hak-hak sipil dan agama masyarakat non-Yahudi yang ada di Palestina".
Sebagai sekretaris kolonial, Winston Churchill ditugaskan pada tahun 1921 untuk melaksanakan Deklarasi Balfour.
Kemudian sebagai perdana menteri selama perang, dia mendorong pembentukan Israel dan ketika dia kembali sebagai perdana menteri pada tahun 1951, dia menjalankan kebijakan luar negeri yang sangat pro-Israel.
Cucunya, Soames, menunjukkan pada hari Kamis lalu bahwa hak-hak masyarakat non-Yahudi di Palestina yang diuraikan dalam deklarasi tersebut “jelas tidak ditegakkan, menciptakan ketidakadilan historis yang seharusnya sangat membebani kita di Inggris.”
"Inggris harus menegakkan standar yang sama, bukan standar ganda, kita tidak dapat memperjuangkan penentuan nasib sendiri dan kenegaraan bagi rakyat Ukraina sambil menolak hak yang sama bagi warga Palestina," pungkas dia.
Baca juga: Warga Gaza Hadapi Kengerian Baru, Netanyahu: Serangan Ini Hanya Permulaan
Sebagai sekretaris kolonial, Winston Churchill ditugaskan pada tahun 1921 untuk melaksanakan Deklarasi Balfour.
Kemudian sebagai perdana menteri selama perang, dia mendorong pembentukan Israel dan ketika dia kembali sebagai perdana menteri pada tahun 1951, dia menjalankan kebijakan luar negeri yang sangat pro-Israel.
Cucunya, Soames, menunjukkan pada hari Kamis lalu bahwa hak-hak masyarakat non-Yahudi di Palestina yang diuraikan dalam deklarasi tersebut “jelas tidak ditegakkan, menciptakan ketidakadilan historis yang seharusnya sangat membebani kita di Inggris.”
"Inggris harus menegakkan standar yang sama, bukan standar ganda, kita tidak dapat memperjuangkan penentuan nasib sendiri dan kenegaraan bagi rakyat Ukraina sambil menolak hak yang sama bagi warga Palestina," pungkas dia.
Baca juga: Warga Gaza Hadapi Kengerian Baru, Netanyahu: Serangan Ini Hanya Permulaan
(sya)
Lihat Juga :