Ternyata Ini Penyebab Trump Pecat Panglima Militer AS dan Pilih Jenderal Tak Biasa
Senin, 24 Februari 2025 - 11:21 WIB
Rincian cerita ini telah berubah seiring waktu dalam kisah yang sering diceritakan kembali oleh Trump. Namun, John Bolton (mantan penasihat keamanan nasional), yang menemani Trump dalam perjalanan ke Irak, mengatakan bahwa Jenderal Caine dan jenderal senior lainnya memberi pengarahan kepada presiden tentang rencana untuk mengalahkan sisa-sisa terakhir ISIS dalam dua hingga empat minggu, bukan satu minggu.
Dan, katanya, Jenderal Caine tidak pernah mengenakan topi MAGA. "Tidak mungkin," kata Bolton.
Dalam pesan media sosialnya, Trump juga mencatat nama panggilan Jenderal Caine, "Razin", yang mengingatkan pada obsesi Trump dengan nama panggilan mantan Menteri Pertahanan Jim Mattis, "Mad Dog", julukan yang dibenci Mattis.
Julukan Jenderal Caine merupakan perwujudan dari tipe pejuang pemberontak yang langsung muncul dari peran utama yang dicari oleh Trump pada jenderal utamanya, kata para pejabat.
Dia memenuhi visi fantasi presiden tentang apa yang dilakukan para jenderal, imbuh mereka.
Dalam unggahannya pada hari Jumat, Trump kembali memuji keterampilan kontraterorisme Jenderal Caine.
"Selama masa jabatan pertama saya, Razin berperan penting dalam pemusnahan total kekhalifahan ISIS," kata presiden.
"Itu dilakukan dalam waktu yang sangat cepat, hanya dalam hitungan minggu. Banyak yang disebut 'jenius' militer mengatakan butuh waktu bertahun-tahun untuk mengalahkan ISIS. Jenderal Caine, di sisi lain, mengatakan itu bisa dilakukan dengan cepat, dan dia berhasil melakukannya," katanya.
Trump mengungkapkan alasan lain untuk pilihannya yang tidak konvensional. Dia mengatakan bahwa Jenderal Caine telah dilewati untuk dipromosikan oleh Presiden Joseph R Biden Jr, sebuah klaim yang menurut pejabat Biden pada hari Minggu tidak dapat mereka tanggapi.
Para ajudan mengatakan bahwa dalam pikiran Trump, penolakan yang dirasakan itu merupakan dukungan yang besar, bukti bahwa Jenderal Caine tidak memiliki kesetiaan khusus kepada pemerintahan sebelumnya.
Dan, katanya, Jenderal Caine tidak pernah mengenakan topi MAGA. "Tidak mungkin," kata Bolton.
Dalam pesan media sosialnya, Trump juga mencatat nama panggilan Jenderal Caine, "Razin", yang mengingatkan pada obsesi Trump dengan nama panggilan mantan Menteri Pertahanan Jim Mattis, "Mad Dog", julukan yang dibenci Mattis.
Julukan Jenderal Caine merupakan perwujudan dari tipe pejuang pemberontak yang langsung muncul dari peran utama yang dicari oleh Trump pada jenderal utamanya, kata para pejabat.
Dia memenuhi visi fantasi presiden tentang apa yang dilakukan para jenderal, imbuh mereka.
Dalam unggahannya pada hari Jumat, Trump kembali memuji keterampilan kontraterorisme Jenderal Caine.
"Selama masa jabatan pertama saya, Razin berperan penting dalam pemusnahan total kekhalifahan ISIS," kata presiden.
"Itu dilakukan dalam waktu yang sangat cepat, hanya dalam hitungan minggu. Banyak yang disebut 'jenius' militer mengatakan butuh waktu bertahun-tahun untuk mengalahkan ISIS. Jenderal Caine, di sisi lain, mengatakan itu bisa dilakukan dengan cepat, dan dia berhasil melakukannya," katanya.
Trump mengungkapkan alasan lain untuk pilihannya yang tidak konvensional. Dia mengatakan bahwa Jenderal Caine telah dilewati untuk dipromosikan oleh Presiden Joseph R Biden Jr, sebuah klaim yang menurut pejabat Biden pada hari Minggu tidak dapat mereka tanggapi.
Para ajudan mengatakan bahwa dalam pikiran Trump, penolakan yang dirasakan itu merupakan dukungan yang besar, bukti bahwa Jenderal Caine tidak memiliki kesetiaan khusus kepada pemerintahan sebelumnya.
Lihat Juga :
tulis komentar anda