Sekjen PBB: Rencana Trump untuk Gaza Sama dengan Pembersihan Etnis
Rabu, 05 Februari 2025 - 12:30 WIB
"AS tidak memiliki hak untuk 'memiliki' Gaza atau mendikte masa depan bagi rakyat Palestina. Ini bukan diplomasi dan tidak sesuai dengan kepentingan Amerika," ujar Habash, yang baru-baru ini mendirikan lembaga pemikir A New Policy, kepada Al Jazeera.
Teve Witkoff, utusan khusus Donald Trump untuk Timur Tengah, telah mengatakan kepada wartawan bahwa komentar presiden tentang "pembersihan" Gaza mengacu pada rencana jangka panjang untuk membuat daerah kantong itu layak huni.
Witkoff melanjutkan bahwa dia yakin "tidak adil" bagi warga Palestina untuk memberi tahu mereka bahwa mereka akan kembali dalam waktu lima tahun.
"Ada 30.000 amunisi yang belum meledak. (Ada) bangunan yang bisa roboh kapan saja. Tidak ada utilitas apa pun di sana," ujar dia.
Baca juga: Trump Temui Netanyahu, Tegaskan AS akan Menguasai Gaza dan Meratakannya
Teve Witkoff, utusan khusus Donald Trump untuk Timur Tengah, telah mengatakan kepada wartawan bahwa komentar presiden tentang "pembersihan" Gaza mengacu pada rencana jangka panjang untuk membuat daerah kantong itu layak huni.
Witkoff melanjutkan bahwa dia yakin "tidak adil" bagi warga Palestina untuk memberi tahu mereka bahwa mereka akan kembali dalam waktu lima tahun.
"Ada 30.000 amunisi yang belum meledak. (Ada) bangunan yang bisa roboh kapan saja. Tidak ada utilitas apa pun di sana," ujar dia.
Baca juga: Trump Temui Netanyahu, Tegaskan AS akan Menguasai Gaza dan Meratakannya
(sya)
Lihat Juga :