Trump Temui Netanyahu, Tegaskan AS akan Menguasai Gaza dan Meratakannya
Rabu, 05 Februari 2025 - 09:45 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/foxnews
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan AS akan mengambil alih Jalur Gaza dan akan melakukan pekerjaan di sana.
Pernyataan Trump muncul dalam konferensi pers saat dia berdiri di samping Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.
"Kami akan menguasainya dan bertanggung jawab untuk membongkar semua bom berbahaya yang belum meledak dan senjata lain di lokasi itu, meratakan lokasi itu, dan menyingkirkan bangunan-bangunan yang hancur, meratakannya," ujar Trump.
Presiden AS kemudian melanjutkan dengan mengatakan, “AS akan menciptakan pembangunan ekonomi yang akan menyediakan lapangan kerja dan perumahan dalam jumlah tak terbatas bagi penduduk di daerah itu."
Seperti yang telah kami laporkan, Trump telah membuat banyak referensi tentang pemindahan paksa warga Palestina ke negara-negara tetangga.
Trump juga kembali membanggakan catatannya dalam mendukung Israel selama masa jabatan pertamanya, termasuk AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
"Saya mengakui ibu kota Israel, membuka Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem, dan membangunnya," tegas Trump, seraya menambahkan kedutaan besar itu dibangun dengan "batu Yerusalem".
Pernyataan Trump muncul dalam konferensi pers saat dia berdiri di samping Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.
"Kami akan menguasainya dan bertanggung jawab untuk membongkar semua bom berbahaya yang belum meledak dan senjata lain di lokasi itu, meratakan lokasi itu, dan menyingkirkan bangunan-bangunan yang hancur, meratakannya," ujar Trump.
Presiden AS kemudian melanjutkan dengan mengatakan, “AS akan menciptakan pembangunan ekonomi yang akan menyediakan lapangan kerja dan perumahan dalam jumlah tak terbatas bagi penduduk di daerah itu."
Seperti yang telah kami laporkan, Trump telah membuat banyak referensi tentang pemindahan paksa warga Palestina ke negara-negara tetangga.
Trump juga kembali membanggakan catatannya dalam mendukung Israel selama masa jabatan pertamanya, termasuk AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
"Saya mengakui ibu kota Israel, membuka Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem, dan membangunnya," tegas Trump, seraya menambahkan kedutaan besar itu dibangun dengan "batu Yerusalem".
Lihat Juga :