Analis Militer Israel Ungkap 4 Alasan Israel Tidak Raih Kemenangan Total dalam Perang Gaza
Minggu, 02 Februari 2025 - 14:40 WIB
Gagasan tersebut sebagian ditujukan untuk mempertahankan koalisi Netanyahu dengan sayap kanan. Namun, ia mencatat bahwa peluang untuk melaksanakan rencana semacam itu sangat kecil.
“Daya tawar Washington di Timur Tengah terkait emigrasi tidak sebanding dengan apa yang dapat dicapainya dengan negara-negara tetangganya di Amerika Latin,” kata analis tersebut.
Harel menunjukkan bahwa, meskipun usulan-usulan ini sejalan dengan aspirasi lama sayap kanan Israel untuk menyingkirkan warga Palestina dari persamaan, usulan-usulan tersebut kemungkinan akan menghadapi perlawanan keras.
“Rencana semacam itu pasti akan menghadapi tentangan Palestina, yang didukung oleh negara-negara Arab. Saat ini, sulit membayangkan pemimpin Arab mana pun mendukung rencana relokasi Trump untuk Gaza,” pungkasnya.
Pada tanggal 25 Januari, Trump secara terbuka mengusulkan untuk merelokasi penduduk Palestina di Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania. Sarannya telah ditolak secara luas oleh beberapa negara, termasuk Yordania, Irak, Prancis, Jerman, Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, dan PBB.
“Daya tawar Washington di Timur Tengah terkait emigrasi tidak sebanding dengan apa yang dapat dicapainya dengan negara-negara tetangganya di Amerika Latin,” kata analis tersebut.
4. Israel Kalah dalam Strategi Dagang Ala Trump
“Trump tampaknya memandang Gaza seperti pengusaha real estate seperti dulu. Untuk merelokasi daerah yang hancur, diperlukan proyek pembangunan evakuasi,” jelasnya.Harel menunjukkan bahwa, meskipun usulan-usulan ini sejalan dengan aspirasi lama sayap kanan Israel untuk menyingkirkan warga Palestina dari persamaan, usulan-usulan tersebut kemungkinan akan menghadapi perlawanan keras.
“Rencana semacam itu pasti akan menghadapi tentangan Palestina, yang didukung oleh negara-negara Arab. Saat ini, sulit membayangkan pemimpin Arab mana pun mendukung rencana relokasi Trump untuk Gaza,” pungkasnya.
Pada tanggal 25 Januari, Trump secara terbuka mengusulkan untuk merelokasi penduduk Palestina di Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania. Sarannya telah ditolak secara luas oleh beberapa negara, termasuk Yordania, Irak, Prancis, Jerman, Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, dan PBB.
(ahm)
Lihat Juga :