Israel Ukir Bintang Daud Raksasa di Wilayah Gaza, Terlihat Jelas dari Satelit

Selasa, 28 Januari 2025 - 18:30 WIB
Sebelum dikerahkan, batalion tersebut telah dituduh melakukan banyak kejahatan kekerasan, termasuk apa yang menurut beberapa pejabat Amerika Serikat dapat dianggap sebagai pelanggaran berat hak asasi manusia, termasuk pembunuhan warga Palestina yang tidak bersenjata dan penyiksaan serta pelecehan seksual terhadap tahanan yang berada dalam tahanannya.

Di antara korban yang diduga dari batalion tersebut adalah seorang pria Palestina Amerika berusia 80-an, Omar Abdulmajeed Asaad, yang meninggal saat ditangkap Batalion Netzah Yehuda pada Januari 2022.

Setelah mendapat tekanan dari pemerintah Amerika Serikat (AS), Israel setuju membayar kompensasi kepada keluarga Asaad di akhir tahun itu.

Namun, sebagai bagian dari pembayaran tersebut, pemerintah Israel bersikeras agar tidak seorang pun di Netzah Yehuda dimintai pertanggungjawaban atas kematian Asaad.

Niat Jahat



“Batalion Netzah Yehuda membuat Bintang Daud untuk Google Maps, agar terlihat bahwa mereka ada di sini,” ujar Hamze Attar, analis pertahanan Palestina, kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!