Orang Dalam Beberkan Detail Pelarian Assad, Ada Juga Permohonan Terakhirnya kepada Putin

Senin, 06 Januari 2025 - 21:29 WIB
"Selain itu, saya tidak tahu," tambahnya.

Ketika ditanya apakah putra al-Assad ikut bersamanya, Saqr mengatakan kedua putranya, Hafez dan Karim, pasti juga ikut bersamanya.

"Yang pasti Hafez dan Karim [bersamanya]," katanya. "Karim kembali bersama kami dengan pesawat yang sama yang kami tumpangi dari Moskow seminggu sebelumnya. Mengenai Hafez, saya tidak tahu kapan dia tiba, mungkin dia datang dua hari kemudian."

Baca Juga: Tak Ada Jaminan Perang Gaza Akan Berakhir meski Hamas Siap Bebaskan 34 Tawanan

3. Assad Pernah Meminta Putin untuk Melenyapkan Oposisi

Pada akhir November, lebih dari seminggu sebelum pasukan oposisi menggulingkan rezim al-Assad, presiden yang digulingkan itu berada di Moskow di mana dia juga merencanakan pertemuan dengan Putin.

Saqr mengatakan al-Assad mengatakan kepadanya bahwa selama pertemuannya dengan Putin, ia meminta bantuan Rusia untuk membantu Iran mengangkut peralatan dan dukungan guna memperkuat pertahanan rezim terhadap oposisi.

"Permintaan Bashar al-Assad kepada Putin adalah agar ia secara pribadi menangani transportasi udara yang aman yang diperlukan untuk mengirimkan bantuan militer guna mendukung atau menghentikan kemajuan oposisi Suriah," kata Saqr.

Al-Assad diduga mengatakan kepada Saqr bahwa Putin telah "segera menghubungi kepala stafnya dan meminta agar persiapan dilakukan bagi Korps Garda Revolusi Islam Iran untuk mengangkut apa pun yang dibutuhkan melalui pangkalan Hmeimim."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!