Tak Ada Jaminan Perang Gaza Akan Berakhir meski Hamas Siap Bebaskan 34 Tawanan
Senin, 06 Januari 2025 - 20:15 WIB
loading...
Tak ada jaminan perang Gaza akan berakhir. FotoX/@MosabHasanYOSEF
A
A
A
GAZA - Hamas mengatakan siap membebaskan 34 tawanan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Israel.
Itu dilaporkan kantor berita Reuters dan AFP mengutip seorang pejabat kelompok Palestina tersebut.
Kelompok Palestina, yang memerintah Jalur Gaza, telah menyetujui pembebasan tawanan "sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan pertukaran tahanan", AFP melaporkan pada hari Minggu, mengutip seorang pejabat Hamas yang tidak disebutkan namanya.
Pertukaran awal akan mencakup semua wanita, anak-anak, orang tua, dan tawanan sakit yang ditahan di Gaza, AFP melaporkan pernyataan pejabat tersebut.
Namun Hamas membutuhkan waktu untuk menentukan kondisi mereka, katanya. "Hamas telah setuju untuk membebaskan 34 tahanan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Namun, kelompok tersebut membutuhkan waktu seminggu untuk berkomunikasi dengan para penculik dan mengidentifikasi mereka yang masih hidup dan yang sudah meninggal," kata pejabat tersebut.
Reuters mengutip seorang pejabat Hamas yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata akan bergantung pada persetujuan Israel untuk gencatan senjata permanen dan penarikannya dari Gaza.
Baca Juga: Terlalu Banyak Kritik Kemunafikan Fatah, Otoritas Palestina Tutup Al Jazeera
Itu dilaporkan kantor berita Reuters dan AFP mengutip seorang pejabat kelompok Palestina tersebut.
Kelompok Palestina, yang memerintah Jalur Gaza, telah menyetujui pembebasan tawanan "sebagai bagian dari fase pertama kesepakatan pertukaran tahanan", AFP melaporkan pada hari Minggu, mengutip seorang pejabat Hamas yang tidak disebutkan namanya.
Pertukaran awal akan mencakup semua wanita, anak-anak, orang tua, dan tawanan sakit yang ditahan di Gaza, AFP melaporkan pernyataan pejabat tersebut.
Namun Hamas membutuhkan waktu untuk menentukan kondisi mereka, katanya. "Hamas telah setuju untuk membebaskan 34 tahanan, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. Namun, kelompok tersebut membutuhkan waktu seminggu untuk berkomunikasi dengan para penculik dan mengidentifikasi mereka yang masih hidup dan yang sudah meninggal," kata pejabat tersebut.
Reuters mengutip seorang pejabat Hamas yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata akan bergantung pada persetujuan Israel untuk gencatan senjata permanen dan penarikannya dari Gaza.
Baca Juga: Terlalu Banyak Kritik Kemunafikan Fatah, Otoritas Palestina Tutup Al Jazeera
Lihat Juga :