Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:48 WIB
loading...
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS berada di Suriah. Foto/irna
A A A
DAMASKUS - Pasukan Amerika Serikat (AS) telah mundur dari pangkalan militer Al-Tanf di Suriah tenggara, pindah ke Yordania dan menyerahkan kendali fasilitas tersebut kepada otoritas baru negara itu. Kabar itu diungkap AP pada hari Rabu (11/2/2026), mengutip beberapa sumber.

Salah satu sumber mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa pasukan Amerika "sepenuhnya mundur dari pangkalan Al-Tanf hari ini," menambahkan pasukan Suriah sedang dikerahkan untuk menggantikan mereka.

Sumber kedua mengkonfirmasi penarikan tersebut, mencatat pasukan AS telah memindahkan peralatan selama 15 hari terakhir. Ia menambahkan pasukan AS akan "terus berkoordinasi dengan pangkalan di Al-Tanf dari Yordania."

Garnisun Al-Tanf, yang didirikan pada tahun 2016, terletak di persimpangan perbatasan tiga negara yang strategis antara Suriah, Yordania, dan Irak di sepanjang Jalan Raya M2 Baghdad-Damaskus.

Pangkalan tersebut berfungsi sebagai pusat utama operasi koalisi pimpinan AS melawan teroris Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) dan digunakan untuk melatih pasukan oposisi Suriah.

Meskipun mantan Presiden Suriah Bashar Assad secara konsisten menyatakan kehadiran militer AS di negara itu sebagai pendudukan ilegal, hubungan antara Damaskus dan Washington mencair setelah jatuhnya pemerintahannya pada akhir tahun 2024.

Pada bulan November, Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, dan setuju bergabung dengan koalisi anti-ISIS. AS juga telah mencabut sanksi ekonomi terhadap negara Timur Tengah tersebut yang telah berlaku selama lebih dari satu dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Macron Tiba di Suriah,...
Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad
Rekomendasi
Sensasi Pizza Premium...
Sensasi Pizza Premium Hadir di Bekasi, Lengkap dengan Menu Pendamping Favorit
Messi Gagal Penalti,...
Messi Gagal Penalti, Argentina Kena Mental dan Tertinggal 0-1 dari Mesir
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved