Majalah Charlie Hebdo Terbitkan Ulang Kartun Nabi Muhammad
Selasa, 01 September 2020 - 21:09 WIB
Laurent Sourisseau, direktur surat kabar dan salah satu dari sedikit staf yang selamat dari serangan itu, menyebutkan nama masing-masing korban dalam kata pengantar untuk edisi minggu ini.
"Jarang ada yang, lima tahun kemudian, berani menentang tuntutan yang masih begitu mendesak dari agama pada umumnya, dan beberapa pada khususnya," tulis Sourisseau, yang juga akrab disapa Riss.
Serangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo dan dua hari kemudian supermaket halal terjadi pada Januari 2015, memicu gelombang pembunuhan yang diklaim oleh kelompok bersenjata ISIS di seluruh Eropa.(Baca: Wilders: Untuk saat Ini Tak Ada Lomba Kartun Nabi Muhammad )
Tujuh belas orang tewas dalam serangan itu - 12 di antaranya di kantor Charlie Hebdo - bersama dengan ketiga penyerang.
Para penyerang, dua bersaudara Cherif dan Said Kouachi, mengklaim serangan mereka di surat kabar itu atas nama al-Qaeda. Ketika mereka meninggalkan tempat kejadian di Charlie Hebdo, mereka membunuh seorang polisi yang terluka dan pergi.
"Jarang ada yang, lima tahun kemudian, berani menentang tuntutan yang masih begitu mendesak dari agama pada umumnya, dan beberapa pada khususnya," tulis Sourisseau, yang juga akrab disapa Riss.
Serangan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo dan dua hari kemudian supermaket halal terjadi pada Januari 2015, memicu gelombang pembunuhan yang diklaim oleh kelompok bersenjata ISIS di seluruh Eropa.(Baca: Wilders: Untuk saat Ini Tak Ada Lomba Kartun Nabi Muhammad )
Tujuh belas orang tewas dalam serangan itu - 12 di antaranya di kantor Charlie Hebdo - bersama dengan ketiga penyerang.
Para penyerang, dua bersaudara Cherif dan Said Kouachi, mengklaim serangan mereka di surat kabar itu atas nama al-Qaeda. Ketika mereka meninggalkan tempat kejadian di Charlie Hebdo, mereka membunuh seorang polisi yang terluka dan pergi.
Lihat Juga :