Putin: Bermuka Dua, Para Pemimpin Barat Merasa Dipilih oleh Tuhan

Selasa, 17 Desember 2024 - 20:01 WIB
Dia mengatakan, mereka yang menolak bermain sesuai aturan Barat akan menjadi sasaran perang hibrida dan "kebijakan penahanan," seperti yang telah dilakukan terhadap Rusia.

"Dalam upaya untuk melemahkan negara kita, untuk menimbulkan kekalahan strategis bagi kita, AS terus memompa rezim penguasa yang tidak sah secara de facto di Kiev dengan senjata dan uang, mengirim tentara bayaran dan penasihat militer dan dengan demikian mendorong eskalasi konflik lebih lanjut," ungkap presiden Rusia.

Dia juga menuduh Barat menanamkan rasa takut kepada warganya dengan secara efektif memprovokasi Rusia dan mendorongnya ke "garis merah" dan kemudian menggunakan respons itu untuk semakin menakut-nakuti penduduk mereka.

Putin menekankan dukungan Barat yang berkelanjutan untuk Ukraina, serta perluasan dan penyebaran senjata yang berkelanjutan di dekat perbatasan Rusia, mendorong Moskow ke titik di mana ia pada akhirnya tidak akan punya pilihan lain selain membalas.

Dia menyebutkan Rusia telah mengambil langkah-langkah tambahan untuk memastikan keamanannya dan keamanan sekutunya, seperti memperbarui doktrin nuklirnya dan melengkapi angkatan darat, angkatan laut, dan pasukan nuklir strategisnya dengan senjata modern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!