Mengapa Rusia Tak Akan Sepenuh Hati Bantu Bashar Al Assad Hadapi Pemberontak?

Senin, 02 Desember 2024 - 03:30 WIB
Baca Juga: Siapa Hayat Tahrir al-Sham (HTS)? Kelompok Pecahan Al Qaeda yang Mengalahkan Pasukan Bashar al-Assad

2. Meminta Bashar Al Assad Menangani Masalah Domestik Sendiri

Namun, alih-alih turun tangan untuk melakukan intervensi militer lagi, Moskow telah menyerahkan tanggung jawab kepada Damaskus, dengan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah Rusia memandang serangan pemberontak sebagai pelanggaran kedaulatan Suriah dan bahwa mereka mengharapkan pasukan Suriah untuk memulihkan ketertiban sesegera mungkin.

Itu adalah pernyataan yang oleh banyak orang dianggap sebagai tindakan yang secara efektif membiarkan rezim tersebut berjuang sendiri.

3. Mayoritas Tentara Rusia di Suriah Sudah Dipindahkan ke Medan Perang Ukraina

Alasan utama sikap tersebut dilaporkan adalah fakta bahwa pasukan Rusia masih terkungkung di Ukraina, dengan sebagian besar militer dan angkatan udara Rusia telah dikerahkan ke negara Eropa Timur yang tengah dilanda perang tersebut atau telah dikuras dalam invasi yang sedang berlangsung sejak Februari 2022.

Menurut media Middle East Eye, sumber keamanan Turki yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa Rusia lambat dalam menanggapi serangan pemberontak Suriah karena sebagian besar aset udaranya telah direlokasi ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!