Siapa Hayat Tahrir al-Sham (HTS)? Kelompok Pecahan Al Qaeda yang Mengalahkan Pasukan Bashar al-Assad

Minggu, 01 Desember 2024 - 16:20 WIB
loading...
Siapa Hayat Tahrir al-Sham...
Hayat Tahrir al-Sham (HTS) kuasai Aleppo dan mengusir seluruh pasukan Bashar Al Assad dari Aleppo. Foto/X/@Cartman_Freedom
A A A
DAMASKUS - Pasukan pemberontak melancarkan serangan terbesar terhadap pemerintah Suriah dalam beberapa tahun terakhir pada Rabu lalu. Pada hari Sabtu, mereka telah menguasai "sebagian besar" kota terbesar kedua di negara itu, Aleppo.

Serangan mendadak itu memicu serangan pertama Rusia di Aleppo sejak 2016, dan membuat militer Suriah menarik pasukannya dari kota itu.

Siapa Hayat Tahrir al-Sham (HTS)? Kelompok Pecahan Al Qaeda yang Mengalahkan Pasukan Bashar al-Assad

1. Awal Pendirian Hayat Tahrir al-Sham (HTS) Berafiliasi dengan Al Qaeda

Melansir BBC, serangan itu dipimpin oleh kelompok pejuang Islam Hayat Tahrir al-Sham (HTS) - yang memiliki sejarah panjang dan terlibat dalam konflik Suriah.

Siapa Hayat Tahrir al-Sham? HTS didirikan dengan nama lain, Jabhat al-Nusra, pada tahun 2011 sebagai afiliasi langsung Al Qaeda.

2. Pemimpin ISIS Ikut Terlibat dalam Pembentukan Hayat Tahrir al-Sham (HTS)

Pemimpin kelompok Negara Islam (IS), Abu Bakr al-Baghdadi, juga terlibat dalam pembentukannya.

Kelompok ini dianggap sebagai salah satu kelompok yang paling efektif dan mematikan yang menentang Presiden Assad.

Namun, ideologi jihadisnya tampaknya menjadi kekuatan pendorongnya, bukan semangat revolusioner - dan pada saat itu dianggap berseberangan dengan koalisi pemberontak utama di bawah bendera Free Syria.

Baca Juga: Mengurai Peta Konflik Suriah yang Rumit dan Sarat Kepentingan Asing

3. Memutuskan Hubungan dengan Al Qaeda

Namun, pada tahun 2016, pemimpin kelompok tersebut, Abu Mohammed al-Jawlani, secara terbuka memutuskan hubungan dengan Al Qaeda, membubarkan Jabhat al-Nusra, dan mendirikan organisasi baru, yang mengambil nama Hayat Tahrir al-Sham ketika bergabung dengan beberapa kelompok serupa lainnya setahun kemudian.

4. Menguasai Aleppo

Aleppo adalah salah satu medan pertempuran paling berdarah dan menjadi salah satu kekalahan terbesar pemberontak.

Untuk meraih kemenangan, Assad mengandalkan kekuatan udara Rusia dan bantuan militer Iran di lapangan - terutama melalui milisi yang disponsori oleh Iran.

5. Mampu Mengalahkan Hizbullah

Tidak diragukan lagi bahwa kemunduran yang dialami Hizbullah baru-baru ini akibat serangan Israel di Lebanon, serta serangan Israel terhadap komandan militer Iran di Suriah, telah memainkan peran penting dalam keputusan kelompok jihadis dan pemberontak di Idlib untuk melakukan gerakan tiba-tiba dan tak terduga di Aleppo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
906 Atlet dari 29 Provinsi...
906 Atlet dari 29 Provinsi Adu Akurasi di MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved