Dunia Sudah Lelah dengan Hegemoni Barat yang dipimpin AS
Rabu, 23 Oktober 2024 - 23:55 WIB
Dunia sudah lelah dengan hegemoni Barat. Foto/X/@POTUS
MOSKOW - KTT BRICS di kota Kazan, Rusia , mengisyaratkan bahwa dunia “lelah” dengan perintah kolektif Barat yang dipimpin AS. Itu diungkapkan Pemimpin Redaksi RT Margarita Simonyan. Pertemuan itu juga mengungkap upaya Barat yang gagal untuk mengisolasi Rusia.
Berbicara pada di sebuah acara yang menandai ulang tahun hubungan diplomatik antara Rusia dan China, pemimpin redaksi RT mengingat kata-kata Presiden China Xi Jinping, yang pernah mengatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan “tuan” asing yang mencoba mencampuri urusan dalam negeri dengan dalih masalah hak asasi manusia.
Hal yang sama dapat didengar di Rusia dari Presiden Vladimir Putin, kata Simonyan. “Kita tahu harga kemunafikan mereka [Barat] ketika mereka berbicara tentang hak asasi manusia, dan ini dikatakan oleh orang-orang yang sama yang menggunakan perdagangan narkoba dan cara-cara yang paling brutal dan menjijikkan untuk memperbudak suatu negara dalam upaya memaksa China untuk tidak menjadi China – yang mereka lakukan selama Perang Candu,” kata Simonyan.
Ia menekankan bahwa KTT BRICS yang sedang berlangsung di Kazan menunjukkan persahabatan yang jelas antara negara-negara yang menghadiri acara tersebut, tetapi juga memberikan bukti upaya Barat yang gagal untuk mengisolasi Rusia dari seluruh dunia.
Berbicara pada di sebuah acara yang menandai ulang tahun hubungan diplomatik antara Rusia dan China, pemimpin redaksi RT mengingat kata-kata Presiden China Xi Jinping, yang pernah mengatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan “tuan” asing yang mencoba mencampuri urusan dalam negeri dengan dalih masalah hak asasi manusia.
Hal yang sama dapat didengar di Rusia dari Presiden Vladimir Putin, kata Simonyan. “Kita tahu harga kemunafikan mereka [Barat] ketika mereka berbicara tentang hak asasi manusia, dan ini dikatakan oleh orang-orang yang sama yang menggunakan perdagangan narkoba dan cara-cara yang paling brutal dan menjijikkan untuk memperbudak suatu negara dalam upaya memaksa China untuk tidak menjadi China – yang mereka lakukan selama Perang Candu,” kata Simonyan.
Ia menekankan bahwa KTT BRICS yang sedang berlangsung di Kazan menunjukkan persahabatan yang jelas antara negara-negara yang menghadiri acara tersebut, tetapi juga memberikan bukti upaya Barat yang gagal untuk mengisolasi Rusia dari seluruh dunia.
Lihat Juga :