Saudara Bomber Manchester Divonis 55 Tahun Penjara

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 00:42 WIB
Abedi tidak hadir di pengadilan untuk sidang hukuman, karena menolak untuk memasuki ruang sidang di mana keluarga korban yang putus asa telah memberikan laporan yang mengerikan tentang dampak yang menghancurkan dari pemboman terhadap kehidupan mereka.

Abedi bersaudara, lahir dari orang tua asal Libya yang beremigrasi ke Inggris selama pemerintahan almarhum Muammar Gaddafi, telah merencanakan serangan tersebut di rumah mereka di Manchester selatan, bereksperimen dengan perangkat bom buatan sendiri.

Mereka membuat perangkat tersebut di alamat terpisah di kota tersebut dan kemudian membeli mobil untuk menyimpan peralatan pembuatan bom tersebut, sesaat sebelum mereka kembali ke Libya pada pertengahan April 2017.

Hashem tetap di Libya sementara saudara laki-lakinya yang berusia 22 tahun melakukan pemboman, tetapi polisi mengatakan dia membujuk kenalannya membeli bahan kimia untuk membuat bahan peledak dan memiliki drum logam yang digunakan guna membuat perangkat prototipe.

Hashem membantah terlibat tetapi tidak memberikan bukti dalam persidangannya dan juri setuju bahwa dia sama bersalahnya dengan saudaranya yang melakukan pembunuhan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!