Rusia dan BRICS Siapkan Misi Luar Angkasa Bertenaga Nuklir

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:01 WIB
“Modul ini dapat digunakan untuk penelitian ilmiah intensif energi di sistem Jupiter, dan untuk menangkis ancaman asteroid,” ujar Bloshenko.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan perlu untuk memasukkan negara-negara anggota baru BRICS ke dalam proyek kerja sama bersama organisasi tersebut di bidang satelit penginderaan jauh Bumi.

BRICS didirikan pada tahun 2009 sebagai platform kerja sama bagi negara-negara berkembang terbesar di dunia, yang menyatukan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Pada tanggal 1 Januari 2024, blok tersebut diperluas hingga mencakup Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.

Baca juga: Presiden Kolombia Perintahkan Pembukaan Kedutaan Besar di Wilayah Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!