Perkembangan Yahudi di Iran, Jadi Salah Satu Komunitas Agama Tertua yang Masih Bertahan Hingga Saat Ini
Jum'at, 26 April 2024 - 18:01 WIB
Sepanjang abad ke-19, orang-orang Yahudi dianiaya dan terkena diskriminasi. Terkadang seluruh komunitas dipaksa pindah agama. Selama abad ke-19, terjadi banyak imigrasi ke Tanah Israel, dan gerakan Zionis menyebar ke seluruh masyarakat.
Ketika Iran berada di bawah Dinasti Pahlavi, yang didirikan pada tahun 1925, negara ini mengalami sekularisasi dan berorientasi ke Barat.
Hal ini sangat menguntungkan orang-orang Yahudi yang dibebaskan dan memainkan peran penting dalam perekonomian dan kehidupan budaya.
Kala itu terhitung ada sekitar 80.000 orang Yahudi tinggal di Iran. Hal tersebut secara drastis berbalik ketika Pahlavi digulingkan dari kekuasaannya.
Setelah pergolakan tersebut, puluhan ribu orang Yahudi, terutama orang-orang kaya, meninggalkan negara tersebut sekaligus sejumlah besar harta bendanya.
Setelah penggulingan Shah dan deklarasi negara Islam pada tahun 1979, Iran memutuskan hubungan dengan Israel.
Iran kemudian mendukung banyak organisasi yang menargetkan rezim kolonial Israel, khususnya Hizbullah yang berbasis di Lebanon.
Meski demikian, komunitas Yahudi Iran adalah yang terbesar di Timur Tengah di luar Israel. Setelah revolusi Iran pada awal tahun 1979, anggota komunitas Yahudi mengkhawatirkan nyawa mereka, takut mereka akan dibunuh atau diusir oleh rezim baru Iran.
Yahudi pada Masa Dinasti Phalavi dan Revolusi Iran
Ketika Iran berada di bawah Dinasti Pahlavi, yang didirikan pada tahun 1925, negara ini mengalami sekularisasi dan berorientasi ke Barat.
Hal ini sangat menguntungkan orang-orang Yahudi yang dibebaskan dan memainkan peran penting dalam perekonomian dan kehidupan budaya.
Kala itu terhitung ada sekitar 80.000 orang Yahudi tinggal di Iran. Hal tersebut secara drastis berbalik ketika Pahlavi digulingkan dari kekuasaannya.
Setelah pergolakan tersebut, puluhan ribu orang Yahudi, terutama orang-orang kaya, meninggalkan negara tersebut sekaligus sejumlah besar harta bendanya.
Setelah penggulingan Shah dan deklarasi negara Islam pada tahun 1979, Iran memutuskan hubungan dengan Israel.
Iran kemudian mendukung banyak organisasi yang menargetkan rezim kolonial Israel, khususnya Hizbullah yang berbasis di Lebanon.
Meski demikian, komunitas Yahudi Iran adalah yang terbesar di Timur Tengah di luar Israel. Setelah revolusi Iran pada awal tahun 1979, anggota komunitas Yahudi mengkhawatirkan nyawa mereka, takut mereka akan dibunuh atau diusir oleh rezim baru Iran.
Lihat Juga :