Perkembangan Yahudi di Iran, Jadi Salah Satu Komunitas Agama Tertua yang Masih Bertahan Hingga Saat Ini

Jum'at, 26 April 2024 - 18:01 WIB
Sebanyak 13 orang Yahudi telah dieksekusi di Iran sejak revolusi Islam, kebanyakan dari mereka karena alasan agama atau hubungan mereka dengan Israel.

Yahudi di Era Modern Iran



Laporan mengenai kondisi dan perlakuan terhadap komunitas kecil dan erat ini bervariasi. Populasi Yahudi Iran hanya dapat diperkirakan karena isolasi komunitas tersebut dari komunitas Yahudi dunia.

Sebagian besar dari mereka terlalu miskin untuk meninggalkan negara tersebut atau percaya mereka akan kurang aman secara finansial jika meninggalkan Iran.

Islamisasi di negara tersebut menghasilkan kontrol ketat terhadap lembaga-lembaga pendidikan Yahudi. Sebelum revolusi, ada sekitar 20 sekolah Yahudi yang berfungsi di seluruh negeri, namun kini sebagian besar telah ditutup.

Siamak Moreh-Sedegh, satu-satunya Anggota Parlemen Yahudi, mengatakan pada tahun 2019, masih ada pembatasan dan diskriminasi pemerintah terhadap orang Yahudi sebagai agama minoritas.

Bahkan di tahun 2023, orang-orang Yahudi ditekan untuk tidak merayakan berakhirnya Paskah, melainkan berpartisipasi dalam demonstrasi tahunan Hari al-Quds yang menyerukan kehancuran Israel.

Itulah sejarah perkembangan Yahudi di Iran yang terbilang panjang. Mulai dari era Persia hingga di zaman modern.

Baca juga: Waspada, Israel Tarik Brigade Nahal untuk Istirahat sebelum Serbu Rafah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!